Bahasa Jepang merupakan salah satu bahasa yang banyak peminatnya. Selain industri di Jepang yang berkembang pesat, sehingga banyak orang yang ingin kesana dan belajar disana menuntut mereka untuk bisa belajar berbahasa Jepang, mungkin karena hadirnya manga yang membuat kita tertarik mempelajari bahasa Jepang juga tentang Jepang. Selain sebagai isi tulisan diblog ini, tulisan ini sebgai sarana dalam aku mengingat pelajan bahasa Jepang yang pernah aku pelajari beberapa waktu lalu.
Tulisan Jepang terdiri dari Hiragana, Katakana, Kanji dan Roomaji. Hiragana dipakai untuk menulis kata-kata yang berasal dari bahasa Jepang Asli. Hiragana juga dipakai untuk menggantikan kata-kata dari tulisan Kanji. Bentuk Hiragan, mampu menulis kata ganti, kata keterangan, kata sambung, nama hewan dan nama tumbuhan dengan baik. Katakana dipakai untuk kata-kata yang berasal dari bahasa asing, nama perusahaan asing, nama orang asing, nama kota diluar negeri, nama negara, dan dipakai untuk menulis kata-kata yang perlu ditonjolkan dalam sebuah kalimat. Penulisan kata-kata yang merupakan Ono-matope juga ditulis dengan katakana. Kanji adalah tulisan berasal dari huruf Mandarin. Roomaji adalah hurug latin. Pengucapan dalam bahasa Jepang pertama, Apabila huruf n terletak dipedan huruf b, p, dan m, maka n dibaca m. Misalnya Enpitsu (dibaca: empitsu)yang artinya pensil, Shinbun (dibaca: Shimbung) yang artinya koran, Sanpo (dibaca: Sampo) yang artinya jalan-jalan, dsb Kedua, Huruf n diakhir kata dibaca ng. Misalnya Shinbun (dibaca: shimbung) artinya koran, dan Hon (dibaca: Hong) artinya buku. Ketiga, Suara panjang dalam tulisan Roomaji dapat ditulis dengan huruf vokal double. Suara panjang a seperti pada Okaasan (Ibu) atau Obaasan (nenek). Suara panjang i seperti pada Yasashii (mudah), Oishii (enak), Ojiisan (kakek), atau Tanoshii (senang). Suara panjang u seperti pada Kuuki (uadara), Juu (sepuluh), atau Suuji(angka). Suara panjang e yang terdiri dari dua jenis suara, yaitu suara panjang ditulis dengan e dan suara panjang ditulis dengan i (Tidak ada perbedaan dalam cara membacanya), contohnya adalah Oneesan (kakak perempuan), tokei (dibaca: tokee) artinya jam, atau eiga(dibaca: eega) artinya film serta sensei (dibaca sensee) yang artinya guru. Suara panjang o yanrg terdiri atas 2 jenis yaitu suara panjang yang ditulis dengan o, kebanyakan ditulis dengan u. Misalnya Toukyou (dibaca: tookyoo), Hikoujou (dibaca hikoojoo) artinya lapangan terbang, Koori (es), serta Doori (jalan). Itulah sedikit tulisan yang saya sampaikan pada postingan kali ini. Semoga bermanfaat!Belajar Bahasa Jepang#1
Diposting oleh
Unknown
Minggu, 07 Oktober 2012
Posted by: Rumi Andriyani
buku kosong, Updated at: Minggu, Oktober 07, 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar